Kesebelasan Persik Kediri lolos babak enam besar Liga Jawa Timur ke-IX grup 3 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin malam (23/8).
Persik yang saat ini turun bertanding di divisi utama setelah degradasi dari Liga Super Indonesia tersebut mengalahkan tim tamu, PSBI Blitar dengan skor 3-1. Pertandingan yang berakhir Selasa dini hari itu meloloskan Persik ke babak selanjutnya.
Tiga gol yang mengantarkan Persik lolos babak enam besar Piala Gubernur tersebut disumbangkan oleh Aan Andik di menit ke-10, Tito Purnomo menit ke-69, dan terakhir Abdul Azis di menit ke-89. Satu-satunya gol dari PSBI diberikan Bambang Purwanto di menit ke-24.
Pertandingan di antara kedua tim tersebut berlangsung seru. Sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit Solikin, kedua tim saling serang.
Aan Andik berhasil memanfaatkan bola liar di luar kotak penalti, dan mampu menjebol kandang PSBI yang dijaga Ali Imron di menit ke-10.
Namun, 14 menit kemudian, Bambang Purwanto berhasil menyamakan kedudukan dengan mampu menjebol kandang Persik yang dijaga Wahyudi, sehingga skor menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persik lebih mendominasi permainan. Serangan demi serangan terus digencarkan klub yang berjuluk "Macan Putih" tersebut.
Tito Purnomo berhasil menambah poin untuk Persik setelah memanfaatkan bola muntah di luar kota penalti. Tendangan jarak jauhnya mampu merobek gawang Ali Imron di menit ke-69.
Sundulan kepala Abdul Azis di menit ke-89 menjadikan poin penuh untuk Persik Kediri, sehingga skor di antara keduanya menjadi 3-1. Skor tersebut bertahan hingga babak kedua berakhir.
Pertandingan kali ini berjalan cukup panas. Wasit Solikin mengeluarkan dua kartu untuk dua pemain PSBI yaitu Ali Imron di menit ke-42 dan Andy Setyono di menit ke-42. Kedua pemain itu protes karena tidak terima dengan keputusan wasit yang memberikan vonis tendangan penalti kepada PSBI.
Walaupun gagal memanfaatkan tendangan penalti, pelatih Persik Kediri Aris Budi mengaku cukup puas dengan hasil pertandingan kali ini.
Saat ini, ia sedang mempersiapkan pertandingan ke depan melawan Persibo Bojonegoro, karena klub itu cukup membuat Persik kerepotan.
"Ini pertandingan `prestise`, karena Persik baru turun di Divisi Utama, sementara Persibo naik di Liga Super. Kami tidak ingin malu dengan kalah dari Persibo," katanya.
Pelatih PSBI M Arifin mengaku permainan Persik memang lebih baik. Pihaknya akan berupaya mengevaluasi segala kekurangan dari hasil pertandingan ini.
Sebelum pertandingan antara Persik Kediri melawan PSBI Blitar, pertandingan sepak bola Liga Jawa Timur juga sudah digelar antara PSMP Mojokerto Putra dengan Persibo Bojonegoro dengan skor akhir 0-0.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar