Senin, 15 Agustus 2011

Persik, Deltras, Persebaya dan Arema Siap di Level 1

Surabaya (beritajatim.com) - Sejumlah klub tenar di Jawa Timur (Jatim) mengaku tidak kberatan dengan  syarat-syarat yang duajukan oleh PSSI di kompetisi anyar nanti. Menurut mereka, apa yang disyaratkan oleh PSSI sudah tepat.

92 Persen Persik Yakin Ke Liga Profesional


Ketua Umum Persik Kediri, Samsul Ashar yakin, Persik dapat lolos ke tataran tertinggi kompetisi Asia yaitu, Asian Champions League (ACL). Saat ini pihaknya tengah menunggu hasil verifikasi oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

"Tanggal 10 Agustus kemarin kita dimintai kesanggupan. Kita sudah sanggup dan dimintai menyerahkan persyaratan untuk verifikasi. Seperti yang kita ketahui bersama, ada lima aspek yang harus dipenuhi diantaranya, finansial, legal, personil dan sporting. Kita sudah memenuhinya. Keyakinan kita sekitar 92 persen," ujar Samsul Ashar
Pria yang juga menjabat sebagai Walikota Kediri itu menambahkan, pihaknya sudah bertemu langsung dengan konsorsium di Jakarta. Sehingga, kini manajemen Persik tinggal memantapkan kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan konsorsium.

Samsul menjelaskan, persyaratan lain semisal, tersedianya infrastruktur sudah tidak ada masalah. Persik memiliki lapangan yang sudah sesuai standar Nasional maupun Internasional yaitu, Stadion Brawijaya, Kota Kediri dengan kapasitas penonton sekitar 12.000 orang. Kemudian dari segi sporting, Persik sudah menyelenggarakan pembinaan yang dilakukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mulai usia (U-16), U-18, dan U-21

"Yang perlu saya tekankan kembali, klub yang masuk ke level II maupun I itu bukan dari PSSI. Tetapi dari FIFA. Jangan sampai keliru. Jika keliru, maka saya bisa dipanggil ke Jakarta lagi," imbuh Samsul

Musim sebelumnya, Persik hanya mampu bertahan di level Divisi Utama PSSI. Tetapi, musim mendatang, pemerintah melarang keras seluruh klub sepakbola menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan segala usaha, Persik menyatakan kesanggupannya untuk menembus level profesional.

Persik Kediri Dirikan Badan Hukum PT Surya Persik Mandiri

Persik Kediri semakin itensif mempersiapkan diri mengikuti Liga Primer Indonesia (LPI). Menurut walikota Kediri Samsul Ashar, Persik saat ini sudah mempunyai Badan Hukum, karena salah satu syarat klub peserta LPI harus berbadan hukum dan bentuk badan hukum dari Persik Kediri adalah Perseroan Terbatas (PT).

Samsul mengatakan PT yang menaungi Persik Kediri tersebut bernama PT. Surya Persik Mandiri di singkat SPM. Sehingga Persik Kediri yang baru nanti bisa berkompetisi di LPI.

Pendirian PT SPM tersebut kata Samsul melalui jalan yang berliku dan lama karena untuk pendirian PT, klub sepak bola dibutuhkan data dan dokumen Persik Kediri.

Meski nama PT nya sudah pasti, Samsul mengatakan nama untuk tim baru sendiri sampai sekarang belum final. Rencana pemberian nama sesuai tahun berdirinya Persik Kediri yakni persik 1950 seperti rencana semula juga masih belum di sepakati.

Kabar menyebutkan bahwa pihak LPI juga ingin memberikan sumbangsih terkait dengan nama Persik Kediri yang bakal berlaga di LPI nantinya.

Nama tim baru tersebut kata Samsul masih dalam proses perumusan dan pembicaraan antara pihak Persik Kediri dan LPI. Sehingga nama Persik Kediri yang akan tampil di LPI masih menunggu kesepakatan dengan pihak Liga Primer Indonesia.

Hal itu semua menjadi solusi karena musim depan APBD kota Kediri sudah tidak bisa untuk membiayai sebuah klub sepak bola profesional. Sehingga mau tidak mau Persik Kediri harus ikut LPI jika ingin tetap hidup.